Rumah Palestina Runtuh, Taman Raja Yahudi Dibangun

Rumah Palestina Runtuh, Taman Raja Yahudi Dibangun

Fajarasia.id – Ketegangan di Yerusalem Timur kembali meningkat setelah sejumlah warga Palestina terpaksa merobohkan rumah mereka sendiri untuk menghindari denda besar dari otoritas kota Israel.

Di lingkungan al-Bustan, lebih dari 57 rumah hancur dalam dua tahun terakhir. Kawasan itu akan diganti dengan proyek taman bertema biblika bernama Kings Garden, yang diklaim sebagai lokasi rekreasi Raja Salomo ribuan tahun lalu.

Seorang warga, Jalal al-Tawil, mengaku harus menghancurkan rumah peninggalan ayahnya sendiri karena tidak sanggup membayar denda penggusuran hingga Rp 1,27 miliar. “Pilihan ini seperti antara bunuh diri atau dibunuh,” ujarnya.

Peneliti dari lembaga advokasi Ir Amim, Aviv Tatarsky, menilai proyek ini dirancang untuk menghapus keberadaan etnis Palestina dari sejarah kota. “Israel menghapus realitas multi-etnis di Yerusalem,” katanya.

Warga lain, Mohammad Qwaider, menegaskan mereka tidak akan meninggalkan tanah meski rumah dihancurkan. “Jika mereka meruntuhkan rumah kami, kami akan mendirikan tenda,” ucapnya.

Sementara itu, pemimpin komunitas al-Bustan, Fakhri Abu Diab, kini tinggal di kabin portabel setelah rumah keluarganya dihancurkan pada 2024. Ia menyebut penggusuran ini merampas masa lalu dan masa depan warga Palestina.

Otoritas Kota Yerusalem berdalih proyek taman dibangun demi kepentingan seluruh penduduk, karena kawasan al-Bustan disebut tidak pernah dizonasi sebagai permukiman legal. Namun, warga Palestina menilai langkah ini semakin mengikis rasa aman dan masa depan anak-anak mereka.***

Pos terkait