Fajarasia.id — The Head Foundation bersama peneliti dari Indonesia dan Malaysia meluncurkan hasil riset mengenai efektivitas pembelajaran digital bagi anak usia dini. Studi ini menyoroti bagaimana penggunaan aplikasi belajar dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak.
Direktur The Head Foundation, C.D. Liang, menegaskan bahwa keterampilan dasar literasi dan numerasi merupakan fondasi penting bagi anak. “Jika pembelajaran digital diterapkan secara tepat, maka kualitas pendidikan dasar hingga jenjang lebih tinggi akan semakin efektif,” ujarnya.
Riset ini melibatkan lebih dari 600 siswa berusia 4–7 tahun dari 14 sekolah di berbagai daerah. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya pada kelompok yang menggunakan aplikasi Sekolah Enuma, dengan capaian hingga 8 poin dalam literasi bahasa Indonesia.
Enuma sendiri telah lama mengembangkan konten pembelajaran interaktif yang memudahkan anak-anak belajar bahasa Indonesia, Inggris, dan Matematika secara mandiri.
Peluncuran hasil riset ini mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Dr. Khamim, M.Pd, menyebut riset ini sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat pendidikan dasar. “Kami berharap hasil penelitian ini dapat diterapkan di PAUD dan sekolah dasar,” katanya.
Mengutip data Kemendikdasmen 2025, terdapat 8,2 juta anak di jenjang PAUD dan 28,3 juta pelajar di tingkat SD. Khamim menekankan pentingnya hadirnya agen perubahan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Ke depan, hasil riset ini akan dipadukan dengan masukan kualitatif dari 29 pengajar dan dipublikasikan dalam jurnal internasional. Enuma berharap temuan ini dapat diakses lebih luas dan menjadi referensi dalam pengembangan sistem pembelajaran digital di Indonesia.****




