Fajarasia.id – Indonesia dan Amerika Serikat (AS) meresmikan Pusat Pelatihan Maritim ‘Anambas’ di Batam, Kepulauan Riau, Senin (29/1/2024). Peresmian dilakukan Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS, Michael F. Kleine bersama Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Irvansyah.
“Dalam kurun waktu empat tahun sejak peletakan batu pertama, pusat pelatihan yang baru ini akan meningkatkan kemampuan maritim Indonesia serta memperkuat peran Indonesia. Yaitu, sebagai pemimpin dalam melawan kejahatan di tingkat domestik dan transnasional,” kata KUAI Kleine sebagaimana dikutip dari Rilisnya, Selasa (30/1/2024).
Pada kesempatan yang sama Kepala Bakamla Irvansyah mengatakan, Pusat Pelatihan Maritim ‘Anambas’ di Batam, menjadi tonggak bersejarah bagi persahabatan kedua negara. Menurutnya, bersama-sama tidak hanya dilakukan pelatihan bagi para pelaut, namun juga memperkuat tali silaturahmi antar negara.
“Dan, memperkuat keterikatan yang mendorong kemajuan serta keamanan laut demi masa depan yang aman dan sejahtera,” ujar Laksdya TNI Irvansyah.
Pusat pelatihan ini dibiayai oleh Bureau of International Narcotics and Law Enforcement (INL) Departemen Luar Negeri AS senilai USD1,5 juta. Pusat pelatihan komprehensif ini mencakup enam ruang kelas, ruang konferensi, dan kantor.
Pembangunan tahap pertama telah selesai pada Juni 2022, dengan alokasi dana lebih dari USD700.000. Tahap pertama ini dibiayai oleh US Indo-Pacific Command’s Joint Interagency Task Force West.
Kedua tahap proyek ini mendapat dukungan dari US Coast Guard (USCG) dan US Naval Facilities Engineering Command. Tidak lama setelah dibuka, 16 personel Bakamla RI menjadi siswa pertama di Pusat Pelatihan ini.
Kelas perdana adalah Pelatihan Instruktur Operator Kapal Kecil (Small Boat Operator Instructor) yang berlangsung selama dua minggu. Pelatihan turut menghadirkan fasilitator USCG dan bertujuan mempersiapkan instruktur Bakamla RI dalam melatih para personil di masa depan.****





