RDP Dengan Komisi VII, Pertama Kalinya, Porsi KUR Sektor Produksi Tembus 60%

RDP Dengan Komisi VII, Pertama Kalinya, Porsi KUR Sektor Produksi Tembus 60%

Fajarasia.id Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan capaian penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025. Untuk pertama kalinya sejak program KUR bergulir, porsi penyaluran ke sektor produksi menembus dan melampaui target pemerintah.

Ia menyebut target ini mencapai 60,7% per 15 November 2025. Maman optimis target tersebut sampai Desember 2025 bisa tembus 61%.

“Capaian itu merupakan hasil kerja bersama antara Kementerian UMKM. Dan ini di dukung para pemangku kepentingan, termasuk pengawasan DPR,” ujar Maman dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI, Senin (17/11/2025).

Maman menjelaskan total penyaluran KUR hingga 15 November mencapai Rp238,7 triliun, atau 83,2% dari target Rp286 triliun. Adapun jumlah debitur tercatat 4,47 juta, dengan 2,25 juta di antaranya merupakan debitur baru, atau setara 96,38% dari target debitur baru.

“Penyaluran juga mencatat 1,32 juta debitur graduasi, atau 112% dari target. Debitur graduasi adalah debitur yang naik kelas, dari usaha super mikro ke mikro, mikro ke kecil, atau kecil ke menengah,” kata Maman.

Maman menegaskan, keberhasilan meningkatkan porsi sektor produksi merupakan momentum penting. Yakni untuk memperkuat struktur ekonomi kerakyatan.

“Dari total penyaluran tahun ini, jumlah debiturnya sudah lebih dari 4 juta. Ini bukti bahwa akses pembiayaan terus kita buka selebar-lebarnya bagi pelaku UMKM,” ucap Maman.

Pos terkait