Fajarasia.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan matang dengan tujuan utama mendukung kemerdekaan penuh Palestina.
Dalam diskusi bersama jurnalis di Hambalang, Bogor (19/3/2026), Prabowo menegaskan bahwa keberadaan Indonesia di BoP memberi ruang untuk bersuara dan memengaruhi arah kebijakan internasional agar berpihak pada rakyat Palestina. Ia menekankan, jika keikutsertaan itu terbukti kontraproduktif, Indonesia tidak akan ragu untuk keluar.
Prabowo mengungkap keterlibatan Indonesia bermula dari pidatonya di Sidang Umum PBB, yang kemudian berlanjut pada pertemuan dengan tujuh negara mayoritas Muslim bersama Presiden AS Donald Trump. Dari pertemuan itu lahir gagasan pembentukan BoP, yang kemudian diadopsi dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.
“Kalau kita di dalam, mungkin kita bisa pengaruhi dan membantu rakyat Palestina. Kalau di luar, kita tidak bisa,” ujar Prabowo. Ia menambahkan, Indonesia akan tetap konsisten membela kemerdekaan Palestina, sesuai amanat perjuangan bangsa sejak lama.
Prabowo berharap kehadiran Indonesia bersama negara-negara lain dalam BoP dapat berkontribusi nyata bagi perdamaian jangka panjang di Palestina.****




