Prabowo Prihatin Negara Muslim Terpecah di Konflik Timur Tengah

Prabowo Prihatin Negara Muslim Terpecah di Konflik Timur Tengah

Fajarasia.id — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinannya atas konflik yang terus bereskalasi di Timur Tengah. Ia menyoroti perbedaan sikap tajam di antara negara-negara Islam yang justru mendukung kubu berseberangan dalam konflik kawasan.

Dalam program Presiden Prabowo Menjawab (Part 2), Prabowo mencontohkan bagaimana Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang sama-sama sahabat Indonesia, berada di posisi berbeda dalam konflik sesama negara Muslim. Kondisi serupa juga disebut terjadi di Yaman dan Sudan.

Prabowo menegaskan pentingnya Indonesia menjaga hubungan baik dengan semua pihak. Dengan pendekatan bebas aktif dan nonblok, Indonesia diharapkan tetap diterima oleh berbagai negara, termasuk Iran maupun negara-negara Teluk.

“Kalau kita baik sama semua, kita mungkin bermanfaat. Kita hormati semua kekuatan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengizinkan pangkalan militer asing berdiri di dalam negeri, sebuah prinsip yang sudah dijaga sejak era Bung Karno hingga sekarang. Meski demikian, Indonesia tetap terbuka terhadap kerja sama damai, termasuk kunjungan pelayaran dari negara manapun selama sesuai aturan.

Prabowo menutup dengan menekankan bahwa politik luar negeri Indonesia akan terus berpegang pada prinsip kemandirian, menjaga perdamaian, dan melindungi kepentingan nasional.****

Pos terkait