Fajarasia.id – Pada 17 Oktober, Elliot Onil Eastman, warga negara Amerika asal Vermont, diculik di Sibuco, Zamboanga del Norte, Filipina. Empat penculik yang menyamar sebagai polisi menembaknya dua kali dengan senapan M16 saat Eastman berusaha melawan mereka.
Setelah itu, para penculik membawanya ke perahu motor dan melarikan diri. Penculikan ini memicu pencarian besar-besaran, tetapi Eastman belum ditemukan.
Melansir dari AP News, tiga tersangka tewas dalam baku tembak dengan polisi bulan lalu. Polisi Filipina menerima informasi dari seorang kerabat tersangka bahwa Eastman meninggal karena luka tembak di paha dan perut.
Para penculik dikatakan membuang tubuh Eastman ke laut setelah ia meninggal. Sebuah penyelidikan mengungkapkan salah satu tersangka kunci mengonfirmasi informasi tersebut, dan pernyataan bersumpahnya telah diserahkan kepada jaksa pemerintah.
Polisi percaya bahwa Eastman telah meninggal, meskipun tanpa tubuhnya, mereka masih berharap kemungkinan sebaliknya. Polisi Filipina telah memberi tahu istri Eastman di Filipina dan Kedutaan Besar AS di Manila tentang laporan kematiannya.
Kedutaan AS menyatakan bahwa mereka sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang Filipina terkait masalah ini. Tetapi pihak kedutaan tidak memberikan komentar lebih lanjut.***




