Pertamina Komitmen Percepatan Infrastruktur Hilir Kendaraan Listrik

Pertamina Komitmen Percepatan Infrastruktur Hilir Kendaraan Listrik

Fajarasia.id – PT. Pertamina (Persero) terus memastikan penyediaan Green Energy Station (GES) dan Battery Swapping Station bagi kendaraan listrik ramah lingkungan. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto P. Ginting mengatakan, pihaknya memastikan ketersedian Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di tengah maraknya penggunaan kendaraan listrik.

“Hingga Oktober 2023, sebanyak 391 Green Energy Station (GES) telah beroperasi. Hal ini diikuti dengan ketersediaan 41 Unit Battery Swapping Station yang tersebar di Jakarta dan Bali,” kata Irto dalam keterangan tertulis, Selasa (24/10/2023).

“Untuk Battery Swapping Station yang berada di GES Pertamina ini sifatnya bekerjasama dengan mitra strategis, sehingga memang saat awal pengoperasian digunakan untuk kebutuhan mitra Pertamina. Untuk Charging Station saat ini juga sudah cukup baik, mengingat lokasi strategis SPBU,” katanya, menambahkan.

Oleh karena itulah, terus berkomitmen dalam penyediaan infrastuktur SPKLU dan SPBKLU. Hal ini menjadi jawaban dan dukungan percepatan transisi energi sesuai dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019.

“Pertamina Patra Niaga terus melihat potensi pengembangan infrastruktur kendaraan listrik kedepan, baik charging station dan battery swapping station. Kami telah berkomitmen melakukan percepatan infrastruktur hilir kendaraan listrik, dengan memanfaatkan lokasi SPBU yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Keberadaan SPBKLU atau Battery Swapping Station, sangat memudahkan para pengemudi ojek online dalam operasional sehari-hari. Hal itu disampaikan pengemudi ojek online, Tata.

Dia mengaku terbantu dengan adanya Battery Swapping Station. Bahkan biaya operasionalnya pun menjadi murah.

“Dari sisi biaya operasional sangat jauh jika menggunakan motor yang ber-BBM, bisa dua hingga tiga kali lipat. Untuk penukaran baterai motor listrik juga sudah banyak,” kata Tata.

Untuk diketahui, Green Energy Station yang sudah hadir di seluruh Indonesia menawarkan beberapa keunggulan untuk mendukung era transisi energi. Keunggulan itu antara lain adanya sumber listrik alternatif dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Kemudian, digitalisasi di seluruh lini, penyediaan bahan bakar ramah lingkungan. Selain itu, adanya Charging Station serta Battery Swapping Station untuk kendaraan listrik.

Adapun tujuan pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum adalah untuk memudahkan pemilik kendaraan listrik ketika ingin mengisi daya baterai. Dengan demikian, pemilik mobil listrik tidak akan lagi dipusingkan terkait masalah pengisian daya bateri untuk mobil listrik.***

Pos terkait