Fajarasia.id — Perdana Menteri Jepang yang baru dilantik, Sanae Takaichi, menyatakan komitmennya untuk merancang paket stimulus ekonomi guna mengatasi lonjakan inflasi dan tekanan biaya hidup yang dirasakan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pertamanya sebagai kepala pemerintahan, Selasa (21/10/2025).
Takaichi, yang mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai perdana menteri Jepang, menegaskan bahwa fokus utama pemerintahannya adalah kebijakan ekonomi. Ia juga memastikan tidak akan membubarkan Majelis Rendah untuk menggelar pemilu cepat, meski memimpin pemerintahan minoritas.
Prioritas Ekonomi dan Reformasi Pajak
Dalam rapat kabinet perdananya, Takaichi telah menginstruksikan para menteri untuk segera menyusun langkah-langkah stimulus. Di antara kebijakan yang direncanakan adalah penghapusan sementara tarif pajak bahan bakar dan peningkatan batas penghasilan bebas pajak dari 1,03 juta yen, dengan mempertimbangkan masukan dari partai oposisi.
“Tujuan utama dari kebijakan ini adalah meningkatkan pendapatan bersih masyarakat dan meringankan beban ekonomi rumah tangga,” ujar Takaichi.
Ia juga menyampaikan kekhawatiran atas dampak kebijakan tarif tinggi dari Presiden AS Donald Trump, dan berjanji akan mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan efeknya terhadap ekonomi Jepang.
Ajakan Kerja Sama Politik
Menghadapi kenyataan bahwa koalisi Partai Demokrat Liberal (LDP) dan Partai Inovasi Jepang belum menguasai mayoritas di parlemen, Takaichi membuka ruang kerja sama dengan partai-partai lain. Ia menyatakan siap menerima usulan kebijakan dari oposisi selama tidak bertentangan dengan garis kebijakan LDP.
“Kami akan bersikap fleksibel dalam menerima masukan demi menjaga stabilitas politik,” katanya.
Agenda Diplomasi dan Keamanan
Dalam bidang luar negeri, Takaichi menyampaikan rencana untuk menghadiri pertemuan ASEAN di Malaysia akhir pekan ini, serta KTT APEC di Korea Selatan pada akhir bulan. Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan mulai meninjau ulang dokumen-dokumen strategis keamanan nasional, termasuk pedoman kebijakan jangka panjang.
Takaichi dikenal luas dengan sikap tegasnya dalam isu pertahanan dan diplomasi, dan kini diharapkan mampu membawa arah baru dalam kebijakan luar negeri Jepang.****





