Fajarasia.id – Menjelang Imlek 2023, tradisi kemeriahan terasa di seluruh dunia, termasuk di Hong Kong. Hal itu dipaparkan Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Ricky Suhendar, dalam sebuah Rilisnya, Sabtu (21/01/2023) WIB.
Menurut Ricky, Hong Kong memiliki keunikan tersendiri dalam merayakan Imlek dibandingkan daerah lain di China. Suasana kembali semarak, saat masyarakat melepaskan diri dari pembatasan sosial yang sangat ketat selama tiga tahun terakhir.
“Hong Kong memang memiliki budaya perayaan imlek agak lain. Tetapi, suasana hampir sama di mana dekorasi warna merah sangat mendominasi,” kata Ricky Sabtu, (21/1/2023) (20/1/2023) malam WIB.
“Tahun baru imlek kali ini memang berbeda dari beberapa tahun sebelumnya. Di mana pembatasan sosial yang sebelumnya sangat ketat, karantina, dan PCR tes sudah direlaksasi oleh pemerintah Hong Kong sejak tanggal 29 Desember 2022,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ricky menjelaskan, pembebasan pembatasan sosial ini melegakan bagi seluruh warga Hong Kong. Sebab banyak warga Hong Kong yang memiliki keluarga di luar daerah ingin dikunjungi saat perayaan tahun baru Imlek.
“Sekarang, orang asing dan warga Main Land sudah bisa masuk ke Hong Kong tanpa syarat tertentu. Tentu saja ini melegakan banyak pihak, terutama warga Hong Kong yang memiliki keluarga di daerah Cina Daratan,” ujarnya.
Selain itu, Ricky juga menggambarkan suasana perayaan Imlek di Hong Kong yang sudah kembali ramai. Seluruh warganya sudah diperbolehkan bepergian untuk berkumpul dengan sanak saudara.
“Jadi, dengan kata lain, Hong Kong sekarang sudah sangat ramai dan sudah kembali normal. Perayaan tahun baru Imlek kali ini penuh kebahagiaan, toko-toko sudah ramai, dan bisa kembali berkumpul bersama sanak saudara.”
“Dekorasi bunga juga memenuhi sudut-sudut kota dan toko bunga kembali ramai, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita melihat antusiasme warga Hong Kong dalam menyambut Imlek kali ini dengan harapan baru,” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ricky juga menyebutkan, pemerintah memprediksi akan ada mobilitas dari ribuan masyarakat Hong Kong pada perayaan Imlek kali ini. Banyak masyarakat yang keluar atau masuk Hong Kong untuk memeriahkan tahun baru Imlek kali ini.
“Secara data pasti tidak ada, tetapi dipastikan hingga saat ini telah ada ribuan pergerakan masyarakat. Sudah banyak yang masuk Hong Kong, baik untuk berbelanja keperluan Imlek atau pun sebagai turis,” ungkapnya.
Ricky juga menggambarkan keunikan perayaan Imlek di Hong Kong yang tidak dimiliki daerah lainnya di Tiongkok. Menurutnya, perayaan Imlek di Hong Kong dimulai dari tanggal 22 Januari dan malam sebelum Imlek, masyarakat kumpul bersama keluarga.
“Perayaan Imlek di Hong Kong secara prinsip hampir sama, tetapi Imlek di sini dimulai dari tanggal 22 hingga 25 januari. Biasanya, malam sebelum Imlek, masyarakat Hong Kong satu keluarga kumpul untuk makan malam bersama,” ucapnya. ****





