Pemprov–DPR Papua Sepakati Ranwal RPJMD 2025–2029

Pemprov–DPR Papua Sepakati Ranwal RPJMD 2025–2029

Fajarasia.id  – DPR Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua resmi menyepakati Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Ranwal RPJMD) Papua 2025–2029 dalam rapat paripurna, Jumat (6/2/2026). Kesepakatan dituangkan dalam Nota Kesepakatan yang ditandatangani pimpinan DPR Papua dan Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen.

Wakil Ketua I DPR Papua Herlin Beatrix M Monim menegaskan penandatanganan ini merupakan tahapan strategis dalam penyusunan RPJMD. “RPJMD bukan sekadar dokumen administratif, tetapi peta jalan pembangunan Papua lima tahun ke depan,” ujarnya.

Ketua Pansus RPJMD DPR Papua Jansen Monim menjelaskan visi pembangunan Papua adalah Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni (Papua Cerah). Ranwal RPJMD memuat 33 program prioritas, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan pendidikan dan kesehatan, pembangunan pertanian, pengembangan UMKM, hilirisasi komoditas unggulan, hingga perluasan konektivitas transportasi.

Pansus juga memberikan catatan penting, seperti sinkronisasi data antar-OPD, penyempurnaan indikator kinerja, penerapan manajemen risiko, serta integrasi peran Dewan Adat Papua dan sistem adat OAP dalam perencanaan pembangunan.

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri melalui Wakil Gubernur Aryoko menegaskan RPJMD Papua disusun selaras dengan RPJMN 2025–2029 dan RPJPD Papua 2025–2045. “Kami berkomitmen menyelesaikan RPJMD paling lambat 8 April 2026 dan segera mengajukan Raperda RPJMD untuk dibahas bersama DPR Papua,” katanya.

Kesepakatan ini menjadi fondasi penting bagi arah pembangunan Papua lima tahun ke depan, dengan fokus pada kesejahteraan masyarakat dan keberpihakan terhadap Orang Asli Papua.

Pos terkait