Fajarasia.id – Pejabat lembaga pemilu Turki mengatakan persiapan sudah selesai untuk menggelar pemilihan presiden dan parlemen pada Minggu (14/5/2023). Sebanyak 24 partai politik dan 151 calon independen bersaing memperebutkan kursi di parlemen Turki yang beranggotakan 600 orang.
“Semua langkah dan tindakan pencegahan sehubungan dengan infrastruktur teknologi kami dan terhadap kemungkinan pemadaman listrik dan serangan siber sudah dilakukan. Dan, uji coba yang diperlukan sudah dilakukan,” kata Ketua Dewan Pemilihan Tertinggi (YSK) Turki Ahmet Yener, mengutip TRT World, Jumat (13/5/2023).
Pada pemungutan suara presiden, pemilih akan memilih antara Presiden Recep Tayyip Erdogan dengan kandidat oposisi. Erdogan mencalonkan diri kembali, sementara kandidat oposisi utamanya adalah Kemal Kilicdaroglu dan Sinan Ogan.
Yener mengatakan persiapan telah selesai dan semuanya berjalan sesuai jadwal. Dia mencatat partai politik yang bersaing dalam pemilihan kali ini lebih banyak daripada pemilu lainnya dalam sejarah Turki.
Ia mengajak semua warga dengan hak pilih pergi ke tempat pemungutan suara dan memberikan suara mereka. Untuk menjaga integritas pemilu, Yener mengatakan telah menyertakan perwakilan partai politik di setiap tempat pemungutan suara.
Yener mengatakan setiap partai dapat mengajukan keberatan dan keluhan terhadap penghitungan. Semua mekanisme ini akan dijalankan selama pemilihan berlangsung hingga selesai.****





