Fajarasia.id – PSSI kembali akan menaturalisasi tiga pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia sebelum laga melawan Australia bulan depan. Namun, pemerhati sepak bola Indonesia, Asgar Saleh, mempertanyakan kebijakan naturalisasi kali ini.
Di antaranya keputusan untuk menaturalisasi Joey Pelupessy, gelandang bertahan yang sudah berusia 31 tahun. Hal itu diungkapkan Asgar pada, Minggu (23/2/2025).
Menurut dia, jika naturalisasi terus dilakukan tanpa mempertimbangkan kebutuhan tim, ini dapat menjadi keputusan yang tidak efektif. “Seharusnya kita lebih fokus mencari pemain yang benar-benar bisa meningkatkan performa tim secara signifikan,” ujarnya.
Asgar mengatakan publik telah lama melihat kekurangan utama Timnas Senior terletak pada lini serang yang kurang tajam. “Namun, mayoritas pemain naturalisasi justru berasal dari lini pertahanan dan tengah, bukan penyerang,” ucapnya menegaskan.
Dengan empat laga tersisa pada kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, naturalisasi seharusnya mempertimbangkan kebutuhan mendesak tim. “Jika salah strategi, naturalisasi bisa menjadi blunder yang merugikan masa depan Timnas Indonesia,” kata Asgar.
Menurut dia, PSSI harus memastikan bahwa setiap pemain naturalisasi memberikan dampak signifikan terhadap performa Timnas. “Tanpa perencanaan matang, proyek naturalisasi bisa berakhir sia-sia tanpa membawa Indonesia lebih dekat ke Piala Dunia,” ujarnya.****





