Fajarasia.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menetapkan kepengurusan masa khidmat 2025–2030 dalam prosesi khidmat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2). Acara bersejarah ini disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah.
Pengukuhan tersebut berlandaskan Surat Keputusan Nomor Kep-1/DP-MUI/XI/2025 hasil Musyawarah Nasional ke-11 MUI. KH Anwar Iskandar kembali dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi jajaran wakil ketua, sekretaris, dan bendahara dari beragam latar belakang ulama, akademisi, hingga tokoh nasional.
Selain Dewan Pimpinan, MUI juga menetapkan Dewan Pertimbangan yang diisi tokoh-tokoh ternama seperti Nasaruddin Umar, Jimly Asshiddiqie, Hamdan Zoelva, Afifuddin Muhajir, hingga Tamsil Linrung. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat arah kebijakan keumatan dan kebangsaan MUI ke depan.
Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Agama Nasaruddin Umar. Kehadiran Presiden menambah khidmat acara yang dihadiri lebih dari 58.000 jamaah, memenuhi ruang utama hingga lantai atas Masjid Istiqlal dengan busana serba putih.
Pengukuhan ini menjadi penanda awal pengabdian baru MUI dalam menjalankan peran keulamaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan di tengah tantangan zaman. Antusiasme umat yang memadati Istiqlal mencerminkan harapan besar terhadap kepemimpinan ulama nasional untuk menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.





