Fajarasia.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menepis anggapan bahwa Presiden Prabowo Subianto serius ketika berkelakar soal partainya. Dalam retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Prabowo sempat melontarkan guyonan bahwa “PKB harus diawasi terus.”
Muhaimin menegaskan, tidak ada maksud lain di balik ucapan tersebut.
“Ya, itu bercanda. Biasa saja, sering begitu,” ujarnya sambil tersenyum ketika ditemui selepas acara.
Klarifikasi Muhaimin
- Muhaimin menolak anggapan bahwa kelakar itu merupakan sinyal adanya kekhawatiran terhadap manuver politik PKB.
- Ia memastikan tidak ada hal yang perlu diawasi dari partainya.
- Menurutnya, guyonan semacam itu kerap dilontarkan dalam suasana santai, bahkan di hadapan ketua umum partai lain.
Koalisi Tetap Solid
Dalam taklimat awal tahun 2026, Prabowo menegaskan bahwa koalisi partai pendukung pemerintah tetap kuat. Candaan soal PKB disebut sebagai bagian dari dinamika komunikasi politik yang cair.
“Koalisi kita kuat. Ketua-ketua partai semua ada di sini. Ketua PKB ada? Oh, kayak Pak PKB yang harus diawasi terus nih,” ucap Prabowo sambil menutup sesi pembukaan retret.
Latar Belakang Politik
- PKB sebelumnya menjadi rival Prabowo dalam Pilpres 2024, mengusung pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar bersama PKS dan NasDem.
- Setelah kemenangan Prabowo–Gibran, PKB bersama PKS dan NasDem menyatakan dukungan terhadap pemerintahan baru.
- Dalam Kabinet Merah Putih, PKB mendapat jatah kursi strategis, termasuk posisi Menko Pemberdayaan Masyarakat yang dipegang Muhaimin.
Kelakar Prabowo yang sempat memicu tanya publik ternyata hanya gurauan politik. Muhaimin memastikan hubungan PKB dengan Presiden tetap harmonis, menegaskan bahwa koalisi pemerintahan berjalan solid tanpa ada bayang-bayang kecurigaan.






