Fajarasia.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar, menyatakan dukungan atas penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia berharap Sudaryono mampu memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
“Publik menanggapinya positif, termasuk kami di Komisi IX DPR selaku mitra BGN,” ujar Muazzim dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (25/7). Menurutnya, pengalaman Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian menjadi nilai tambah karena program MBG berkaitan erat dengan penyediaan bahan baku pangan.
Muazzim optimistis Sudaryono dapat menyelesaikan persoalan tata kelola BGN, termasuk verifikasi terhadap sekitar 27 ribu mitra SPPG. Ia menegaskan moratorium pembangunan dapur baru bukanlah penutupan, melainkan langkah perbaikan agar standar operasional terpenuhi.
Hasil verifikasi menunjukkan masih ada dapur yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) maupun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Selain itu, sekitar 13 ribu dapur yang sudah dibangun belum beroperasi dan masih dalam proses penilaian.
“Tidak mungkin pemerintah merugikan rakyatnya. Kalau sudah dibangun, tidak mungkin ditutup total. Moratorium dilakukan agar tata kelola lebih baik,” tegas Muazzim.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7), berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026.***




