Modifikasi Cuaca, Karhutla di Kalimantan Barat Berkurang Drastis

Modifikasi Cuaca, Karhutla di Kalimantan Barat Berkurang Drastis

Fajarasia.id – Kasatgas Informasi Bencana BPBD Kalimantan Barat Daniel mengatakan modifikasi cuaca yang menimbulkan hujan berdampak berkurangnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menurut Daniel, pihaknya telah melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) sejak 23 Desember 2023 lalu.

“Kita sudah melaksanakan TMC sejak 23 Desember hingga 1 September nanti. Dampaknya kebakaran hutan dan lahan sudah berkurang,” kata Daniel Selasa (28/8/2023).

“Nanti untuk pelaksanaan TMC tergantung dari kondisi. Apakah masih banyak asap atau tidak karena kita sudah mengeluarkan status tanggap darurat mengenai asap,” kata Daniel menambahkan.

Daniel melanjutkan meski saat ini ada hujan intensitas sedang hingga tinggi tetapi pihaknya masih tetap waspada. Hal itu karena lahan yang terbakar adalah gambut sehingga meski terlihat padam tapi dapat kembali menyala.

“Ini yang terbakar kan lahan gambut ya meski permukaan terlihat padam tetapi bara masih ada didalam. Untuk itu kita tetap siaga 24 jam tidak jauh dari lokasi kebakaran hutan dan lahan,” ucapnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin membuka lahan dengan pembakaran selalu mematuhi aturan. Daniel menjelaskan hal itu sesuai dengan peraturan daerah no 1 dan 2 mengenai pengendalian pembakaran.

“Masyarakat dipersilahkan untuk membuka lahan dengan membakar tetapi harus lapor terlebih dahulu ke kepala desa atau pejabat setempat. Hal itu berguna agar api yang terbakar dapat dikendalikan karena banyak yang mengawasi,” ucapnya.***

Pos terkait