Fajarasia.id – BP Tapera mengadakan kegiatan Stakeholder gathering dan apresiasi pengembang berkualitas mengusung tema “Membangun Kebersamaan Memberikan Karpet Merah untuk Rakyat.”.
“Selama enam tahun berjalan telah banyak dinamika yang terjadi. Berbagai tantangan yang menempa BP Tapera tumbuh menjadi lebih solid dan dinamis,” kata Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Sabtu (19/4).
“Dalam merespon kenutuhan masyarakat dan Stake Holder khususnya dalam menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan. Untuk masyarakat berpenghasilan rendah dalam kepemilikan rumah pertama yang layak huni.”
Kinerja BP Tapera sendiri yang beroperasi awal tahun 2012 tidak terlepas dari peran serta dan dukungan berbagai pihak. Stakeholder terkait, mitra kerja, bank penyalur, jasa keuangan dan pengembang perumahan dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau.
Kehadiran kementerian perumahan dan kawasan pemukiman menjadi faktor pendorong BP Tapera responsif dengan program tiga juta rumah. Selain itu Pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga turut andil dalam menjembatani peran BPTapera dengan masyarakat.
BP Tapera selama enam tahun terus melakukan peningkatan layanan seperti penyempurnaan akuntabilitas tata kelola, digitalisasi layanan. Mereka juga membangun jaringan ekosistem perumahan berbasis teknologi informasi, penguatan mitigasi resiko melalui manajemen resiko yang lebih baik.
Heru menyebut, hingga 16 April 2025 tercatat BP Tapera telah menyalurkan dana FLPP sebanyak 66.029 unit rumah subsidi. Total keseluruhan dana yang telah digelontorkan untuk rumah subsidi senilai Rp8,16 triliun.
BP Tapera juga memberikan apresiasi kepada 16 pengembang terbaik disaksikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Penghargaan diberikan atas rekomendasi Bank Penyalur dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Pemilihan pengembang terbaik dilakukan berdasarkan bobot hasil penilaian dari keterhunian, ketepatan sasaran, kualitas bangunan penilaian review, kualitas kredit. Selain ke lima hal tersebut penilaian PSU dan hasil penilaian fasum juga masuk dalam penilaian.
”Dari tujuh penilaian ini, kami membobotkan untuk masing-masing kategori sehingga muncul 16 pengembang terbaik ini. Semoga pengembang terbaik ini bisa menjadi pemicu semangat bagi para pengembang lainnya untuk berkarya lebih baik lagi ke depannya,” ujar Heru.****





