Fajarasia.id – Pelatih Kepala Timnas Indonesia Shin Tae-yong meminta masyarakat memberikan dukungan morel kepada kiper Ernando Ari Sutaryadi. Permintaan Shin muncul setelah banyak pertanyaan mengapa Ernando menjadi penendang keenam saat adu penalti.
“Ya dia memang gagal. Tapi tolong support dia dan jangan menyalahkannya,” ucap Shin usai pertandingan final Piala AFF U-23 di Stadion Provinsi Rayong, yang dikutip Redaksi, Minggu (27/8/2023).
Shin menegaskan tidak pernah menilai pemain hanya dari satu kali penampilan, namun keseluruhannya, termasuk saat latihan. Hal itu juga berlaku pada Ernando, sehingga kegagalan mengeksekusi penalti tidak menghilangkan fakta ia adalah pemain bagus.
“Ernando sebenarnya adalah pemain yang sangat kompeten, dia juga punya performa bagus. Saat latihan dia berlatih dengan keras dan memiliki sesi sendiri untuk berlatih, karena itu saya memilih dia,” ujar mantan pelatih Korea Selatan itu memaparkan.
Terlepas dari gagal mengeksekusi penalti, Ernando Ari tampil gemilang selama 120 menit. Tercatat, kiper Persebaya itu telah melakukan setidaknya lima penyelamatan penting.
Bahkan, kiper berpostur 177 cm itu berhasil menggagalkan penalti Nyuyen Quoc Viet di menit ke-33. Wasit Hiroki Kasahara menghadiahkan penalti kepada Vietnam, setelah Alfeandra Dewangga melanggar Nguyen Minh Quang di kotak terlarang.
Indonesia hanya meraih gelar juara kedua Piala AFF U-23, setelah kalah adu pinalti 6-5 (0-0) dari Vietnam. Selain Runner-Up, penggawa Garuda Muda Arkhan Fikri juga mendapatkan penghargaan individual, yaitu Pemain Terbaik (Best Player).****





