Fajarasia.id – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menyoroti jemaah lansia yang masih menunggu jadwal keberangkatan ibadah haji. Bahkan, banyak di antaranya yang harus mengantre hingga belasan atau puluhan tahun.
Karena itu, Muhadjir menyebutkan pemerintah berencana membuat program atau skema khusus untuk jemaah calon haji (calhaj) lansia. “Saya melihat lansia yang harus antre 13 tahun dan rata-rata di atas 10 tahun,” katanya di Madinah, Arab Saudi, Minggu (4/6/2023).
Menko mengaku prihatin jika jemaah calhaj lansia harus menunggu lama untuk bisa menunaikan ibadah haji. Untuk itu, dia meminta Kementerian Agama memberi kesempatan khusus kepada mereka.
Selain itu, Muhadjir juga menyoroti keberadaan jemaah calon haji penyandang disabilitas. “Ini yang mungkin akan kami bahas untuk pelaksanaan haji pada tahun depan,” ujarnya.
Saat mengunjungi kantor PPIH Daker Madinah, Sabtu (3/6/2023), Menko meneruskan pesan Presiden Joko Widodo kepada jemaah calhaj Indonesia. “Beribadahlah dengan baik, manfaatkan kesempatan langka ini,” ujarnya mengutip pernyataan Kepala Negara.
Ini karena tidak semua umat Islam di Indonesia mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji. “Bukan hanya karena masalah finansial, tetapi kesempatan semakin sulit karena keterbatasan kuota,” kata Muhadjir, menyampaikan pesan Presiden.***





