Mendag Busan: Rasio Wirausaha di Indonesia Masih Rendah

Mendag Busan: Rasio Wirausaha di Indonesia Masih Rendah

Fajarasia.id – Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut jumlah wirausaha di Indonesia tergolong masih sedikit. Padahal jumlah wirausaha menjadi salah satu syarat untuk menjadi negara maju.

“Jadi rasio kewirausahaan kita masih kecil sekitar 3,4 persen. Sementara Malaysia dan Thailand sudah di atas 4 persen, Singapura sudah 8,6 persen,” kata Mendag yang kerap di panggil ‘Busan’ dalam kegiatan di Kemendag, akhir pekan kemarin.

Sedangkan untuk menjadi negara maju, menurut Mendag Busan, rasio kewirausahan harus mencapai 10 hingga 12 persen. “Karenanya saya mendorong para wirausahwan untuk tetap semangat mengembangkan usahanya,” ucap Mendag.

Kementerian Perdagangan, lanjut Busan, berupaya membangu para pelaku usaha, utamanya UMKM agar bisa naik kelas. Para wirausahawan ini diupayakan untuk bisa menembus pasar ekspor.

“UMKM yang siap ekspor bisa mengikuti program ‘UMKM Bisa Ekspor’. Tiap bulan Kemendag mengadakan pitching, yaitu kegiatan UMKM memperkenalkan produknya pada buyer di luar negeri,” ujar Mendag.

Program pitching difasilitasi oleh pewakilan dagang Indonesia di luar negeri. Di bulan Januari, Kemendag sudah melakukan 42 pitching dan 32 business matching secara daring melalui aplikasi zoom.

“Dari hasil pitching dan business matching sudah ada kontrak dagang sebesar 5,2 juta dolar AS. Para buyer luar negeri percaya karena kita atau perwakilan dagang kita yang mendampingi UMKM,” ucap Mendag.

Di bulan Februari ini, Kemendag sudah merencanakan 40 kali pitching dengan perwakilan dagang Indonesia di 33 negara. “Jadi upaya ini hasilnya riil dan kita berharap makin banyak wirausahawan yang bisa ekspor,” kata Mendag Busan menutup keterangannya.****

Pos terkait