Menag: Toleransi merupakan kunci utama kelola perbedaan dan keragaman

Menag: Toleransi merupakan kunci utama kelola perbedaan dan keragaman

Fajarasia.id – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan toleransi antarumat beragama merupakan kunci utama dalam mengelola perbedaan dan keragaman.

“Toleransi merupakan kunci utama dalam mengelola perbedaan dan keragaman,” kata Menag Yaqut dalam Sebuah rilisnya yang diterima Redaksi, Rabu (30/8/2023).

Bagi masyarakat Indonesia, kata Menag Yaqut, memperkuat budaya toleransi dan mempertahankan masyarakat majemuk yang terbuka merupakan satu garis lurus dengan keperluan dan agenda negara dalam melestarikan demokrasi dan menjamin Hak Asasi Manusia (HAM).

Dia menyebutkan pluralitas merupakan ciri kodrati dari tata realitas yang natural dan struktural.

“Oleh karena itu, penolakan terhadap pluralitas sesungguhnya berarti juga merupakan penyangkalan terhadap realitas,” ujarnya.

Menurut dia, Indonesia berpengalaman dalam memperlihatkan betapa pentingnya memperkuat budaya toleransi dalam demokrasi Indonesia.

Hal tersebut, kata dia, karena kultur toleransi yang telah dibangun menyediakan kerangka dasar untuk kehidupan yang lebih adil bagi masyarakat yang pluralistik.

Adapun sikap intoleran, menurut dia, justru semakin meminggirkan kaum yang lemah, dan memperdalam jurang ketidakadilan dalam bermasyarakat.

“Berabad-abad sejarah menunjukkan bahwa hidup berdampingan tidak hanya mungkin terjadi, tetapi juga merupakan kekuatan,” tutur Menag Yaqut.***

Pos terkait