Masjid Nabawi Buka Layanan Barang Hilang

Masjid Nabawi Buka Layanan Barang Hilang

Fajarasia.co – Otoritas Masjid Nabawi mulai membuka layanan pencarian barang hilang (lost and found) di masjid. Menurut Sekretaris Daker (daerah kerja) Madinah PPIH Arab Saudi Abdillah, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat untuk pencarian barang hilang tersebut.

Abdillah menjelaskan, Daker Madinah sudah menempatkan seorang petugas perempuan dengan tanda dan pengenal khusus. Dia bertugas untuk mengambil barang jemaah yang tertinggal atau hilang.

“Pihak laki-laki belum ada persetujuan dari Masjid Nabawinya,”ujar Abdillah saat diwawancara Tim MCH di Daker Madinah, Madinah, Arab Saudi, Selasa (14/6/2022).

Bagi jemaah yang merasa kehilangan barang, dia mengimbau untuk menghubungi petugas pos jaga di Pintu 333. Laporan tersebut akan diinventarisir untuk kemudian dicari di layanan barang hilang. Setiap hari, dia menjelaskan ada laporan barang hilang dari jemaah Indonesia sejak tiba pada 4 Juni lalu. Rata-rata jemaah melaporkan kehilangan sandal.

“Untuk barang berharga hingga saat ini belum ada,”kata Abdillah.

Kepala Seksi Perlindungan Jamaah (Linjam) Harun Al Rasyid menjelaskan, layanan barang hilang di Masjid Nabawi bernama Mahfudzot. Dia menjelaskan, layanan tersebut untuk semua jemaah dari berbagai negara yang beribadah di Masjid Nabawi.

Hanya saja, Harun mengimbau agar jemaah tidak sembarang memungut barang tercecer di area masjid. Menurut dia, masjid dilengkapi dengan CCTV yang akan memantau pergerakan jemaah. Meski niatnya sekadar untuk mengamankan barang tersebut, jemaah bersangkutan bisa diproses aparat setempat.

“Lapor saja sama petugas atau askar kalau melihat barang tercecer,”kata Harun menjelaskan.****

Pos terkait