Fajarasiac -Kawasan pegunungan Lancing, Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Nusa Tenggara Barat. Akan di jadikan kawasan olahraga Paragliding sekala Internasional. Paragliding dunia yang bertema pelangi Nusantara 2022, di rencanakan akan berlangsung pada 25 – 28 Agustus 2022 mendatang.
Kolonel PNB. Agung Sasongkojati, selaku Paban II, Spot Dirga Mabes AU mengatakan kegiatan yang akan dilaksanakan di Lombok Tengah ini berskala Nasional dan Internasional, namun di pilihnya Lombok Tengah sebagai lokasi kegiatan karena saat ini Mandalika menjadi rising star Indonesia.
” Mandalika telah menjadi magnet dunia untuk event event internasional dan nasional karena itu TNI AU menilai layak Kabupaten Lombok Tengah sebagai pusat paralayang dunia dengan keindahan pantai dan bukit yang indah. ” katanya,Melalui Rilis yang diterima Redaksi, Jumat (24/06/2022).
Dikatakannya, pada kegiatan paralayang TNI AU tahun lalu di lakukan di Batam dan sebelumnya di Kabupaten Ende Provinsi NTT. Paralayang adalah olahraga raga wisata adventure karena itu olah raga ini punya nilai tambah karena selain sebagai wahana olah raga tetapi juga sebagai wahana wisata.
“Di Turki Balon terbang jadi destinasi wisata mahal, jadi kenapa tidak di Indonesia Paralayang jadi wahana wisata andalan” tuturnya.
Menurutnya, Spot Paragliding di Lombok Tengah sangat banyak sekali di antaranya pantai Torok Aik Belek, Desa Montong Ajan, Praya Barat Daya, daerah Areguling dan Lancing. Namun dari sekian spot yang ada, Lancing adalah spot terbaik yang ada di Indonesia mengalahkan Bali. ” Tujuan kegiatan ini kata Agung untuk menggiatkan kegiatan Dirgantara termasuk mempromosikan wisata agar masyarakat tertarik dunia Dirgantaraan ” jelasnya.
Sementara itu Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri, sangat setuju dengan rencana kegiatan Paragliding Pelangi Nusantara 2022 yang akan berlangsung di kawasan pantai Lancing Praya Barat pada 25 – 28 Agustus mendatang. Ia meminta agar seluruh jajaran asisten Pemda Loteng untuk koordinasi dengan pihak Angkatan Udara (AU) guna mempersiapkan segala kebutuhan bagi suksesnya event Paragliding skala dunia ini. “Saya tidak inginkan adanya hambatan dan kendala bagi suksesnya kegiatan ini,” tegasnya.
Sementara itu owner kawasan Lancing Santo, mengaku lokasi Paragliding di areal perbukitan Lancing ini sudah mendapatkan ijin resmi dari tim penyelenggara, karena dinilai paling bagus untuk kegiatan Paragliding skala nasional maupun internasional.
Tidak hanya itu, Santo juga mengakui saat ini sedang mempersiapkan lokasi secara maksimal, agar nantinya tidak ada kendala dari segi tempat kegiatan di lakukan. “Ijin ketinggian terbang para atlit sudah tidak ada kendala dan semua akan berjalan lancar,” katanya. (LS)





