TNI AL Selidiki 25 Kontainer Mineral Diduga Radioaktif di Batam

TNI AL Selidiki 25 Kontainer Mineral Diduga Radioaktif di Batam

Fajarasia.id – TNI Angkatan Laut (AL) bersama Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dan Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap 25 kontainer berisi mineral yang diduga mengandung unsur radioaktif di Dermaga Koarmada IV Batam, Kepulauan Riau, Selasa (26/5/2026).

Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon, menjelaskan pemeriksaan dilakukan dengan membuka 15 kontainer untuk mencocokkan isi muatan dengan dokumen ekspor. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum serta sinergi antarinstansi dalam mengawasi pengelolaan sumber daya alam nasional agar tidak disalahgunakan,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (27/5/2026).

Pemeriksaan ini berawal dari laporan penyidik TNI AL terkait penindakan kapal pengangkut mineral pada 17 Mei 2026. Hasil awal pemeriksaan masih akan dikaji lebih lanjut untuk menentukan aspek hukum dan jenis pelanggaran yang ditemukan.

Richard menegaskan, TNI AL akan memperketat pengawasan jalur laut untuk mencegah penyelundupan sumber daya alam strategis, termasuk mineral rare earth. “TNI Angkatan Laut akan terus melakukan upaya tegas terhadap setiap penyelundupan lewat jalur laut,” katanya.

Ia menambahkan, penyelundupan mineral strategis menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto karena berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam dan potensi kerugian negara. Dalam peninjauan di Batam, Richard didampingi Ketua Pelaksana Satgas PKH sekaligus Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, serta Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata.***

 

Pos terkait