Fajarasia.id – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez melaporkan, hingga Selasa (30/6/2026), total korban jiwa mencapai 1.943 orang.
Selain itu, sebanyak 10.571 orang dilaporkan luka-luka dan 15.866 kehilangan tempat tinggal. Pemerintah telah menyiapkan 69 lokasi pengungsian, termasuk di La Guairá, Caracas, dan Miranda.
Rodriguez menegaskan proses evakuasi masih berlangsung, meski peluang menemukan korban selamat semakin kecil setelah masa emas 72 jam berlalu. Namun harapan belum sepenuhnya pupus, terbukti seorang pria berusia 21 tahun berhasil diselamatkan dari reruntuhan di Tanaguarena pada Senin (29/6).
Amerika Serikat membantu membuka kembali Pelabuhan La Guaira dan memulihkan operasional Bandara Internasional Simon Bolivar. Sementara itu, PBB mencatat 27 negara telah mengirim hampir 40 tim pencarian dan penyelamatan, melibatkan lebih dari 2.000 personel serta 160 anjing pelacak.
Bencana ini menjadi salah satu gempa paling mematikan di kawasan Amerika Latin dalam beberapa dekade terakhir, dengan dampak sosial dan ekonomi yang diperkirakan berlangsung panjang.****





