Lingkungan Tak Sehat jadi Kontribusi Tingginya Angka Stunting

Hashim Djojohadikusumo
Hashim Djojohadikusumo

Fajarasia.id – Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) Hashim Djojohadikusumo menyebut, lingkungan tidak sehat berkontribusi pada tingginya angka stunting. Stunting di Indonesia merupakan masalah serius yang tidak hanya disebabkan oleh gizi buruk.

Menurut data BPS DKI, sebanyak 27 juta rumah di Indonesia tergolong sebagai rumah tidak layak huni (RTLH). Data tersebut juga menunjukan 100 juta jiwa hidup dalam kondisi tidak sehat.

Kondisi RTLH sering kali ditandai dengan kurangnya fasilitas dasar seperti air bersih dan listrik. “Anak-anak tinggal di rumah dengan air tidak bersih, tidak ada listrik, minum air tidak sehat,” kata Hashim dalam sebuah rilis yang diterima redaksi Pada Sabtu (12/10/2024).

Lingkungan yang buruk berkontribusi pada tingginya angka stunting di Indonesia, mencapai 24 persen anak-anak. Hal ini berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan, memperburuk situasi ekonomi dan sosial.

Untuk mengatasi masalah ini, program makanan gratis dan perumahan akan diluncurkan. “Ada kawasan food estate agar bangsa Indonesia disegani oleh bangsa-bangsa lain,” ucapnya.****

Pos terkait