Fajarasia.id – Derai air mata Carolina Wenda tidak terbendung, melihat sang putri Liliy Indriani Suparman Wenda menjadi anggota Paskibraka. Liliy dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara, untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih HUT Ke-78 RI.
Carolina mengatakan, dirinya hanya bisa melihat penampilan Liliy dari kejauhan. Meski begitu, Calolina beserta keluarga tetap antusias menyaksikan Liliy bersama tim Paskibraka HUT Ke-78 RI.
“Pasti bangga, deg-degan, terharu, semuanya campur-baur. Saya tahu baru tadi pagi (Liliy menjadi anggota Paskibraka), di WA (WhatsApp),” kata Carolina , Kamis (17/8/2023).
Terlebih, katanya, rasa kangen terhadap sang anak begitu tinggi, karena Liliy tidak bisa mengabarkan keluarganya di Wamena, Papua. Sebab, selama satu bulan lebih Liliy latihan, tidak diperkenankan memegang HP.
Bahkan, sampai saat ini, Calorina dan keluarga juga belum bertemu dengan Liliy di Jakarta. “Belum, belum, belum ketemu sama sekali cuma bisa melihat dari jauh,” ucap Carolina.
Siswi SMA Negeri 1 Wamena Papua Pegunungan ini, diakui Carolina, merupakan anak aktif, cerdas, dan tomboy. Liliy merupakan anak berprestasi, khususnya dalam dunia Paskibraka.
“Iya (dapat undangan khusus Presiden Jokowi). Liliy dipilih dari tingkat kabupaten, karena diminta dari bupati dulu, setelah itu, kepala sekolah meminta Lili tingkat provinsi,” ujar Carolina.
Liliy Nyaris Tidak Dipanggil ke Jakarta
Carolina membeberkan, Liliy nyaris tidak dipanggil ke Jakarta untuk menjadi Tim Paskibraka HUT Ke-78 RI. Namun, kebahagiaan dirasakan keluarganya, begitu sang anak dipanggil Presiden Jokowi.
“Sang pelatih bilang di kabupaten saja. Tapi kita sampaikan tidak apa-apa, apapun yang terbaik kita terima. Posisi (Liliy) ada di kabupaten, bukan di provinsi, kemarin libur dua minggu kami ada di Jayapura,” kata Carolina
“Kemudian kita naik pesawat dari Jayapura ke Wamena (pulang), pas itu kami di telepon. Bahwa Liliy datang (ke Jakarta),” ujar Carolina menambahkan.
Pada saat itu, Carolina terus mengucap syukur kepada sang pencipta. Ia pun meminta Liliy terus semangat dan menunjukan prestasinya di hadapan Presiden Jokowi.
“Saya bilang, Liliy semangat, Liliy buktikan, Liliy punya berkah. Liliy anaknya aktif, cerdas, kebetulan dia banyak teman laki-laki dari pada perempuan, Iya agak tomboy,” ucap Carolina.
Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2023
Mengutip informasi Sekretariat Presiden, Berikut nama-nama anggota Paskibraka Nasional 2023:
• Aceh: Raihanah Az Zahra dan Al Fathir Rayan Pratama;
• Sumatra Utara: Davina Anis Raisha dan Nabil Arya Barata Lubis;
• Sumatra Barat: Afifah Rinra Putri dan Alfin Alfarisi;
• Riau: Kezia Maruny Paramitha dan Kelvin Ramahenda;
• Jambi: Auranisah Izati dan M. Gibran Haffiyan Faza;
• Sumatra Selatan: Keyla Azzahrah Purnama dan Bintang Wirasatya RA;
• Bengkulu: Mutia Azzahra dan Samsuar Alamsyah;
• Lampung: Agita Nazara dan Frans Timothy Prawira Siallagan;
• Kepulauan Bangka Belitung: Bunga Puspita Sari dan Febri Arwan Syah;
• Kepulauan Riau: Adelia Sibarani dan Sanika Satyawada Fauzi Arthadira;
• DKI Jakarta: Inolla Jovial Gwineth Jacob dan Muhammad Faqih Fhihi;
• Jawa Barat: Cabbyan Davita Gunawan dan Raja Siam Al Ghiffary Panjiyoga;
• Jawa Tengah: Yustisie Chelsea Awanda dan Fardhan Fathi Kamal;
• Daerah Istimewa Yogyakarta: Nessya Ayudhia Alwanni dan Muhammad Rizky Karunia Putra;
• Jawa Timur: Kirei Na Hana Ramadhani dan Wira Yudha;
• Banten: Naila Aulita Alqubra Sinapoy dan Dzaki Abiyyu Ryanza;
• Bali: Komang Andini Tria Amanda dan Made Guruh Anggara Putra;
• Nusa Tenggara Barat: Putri Lintang Sari dan Muhammad Andhika Pratama;
• Nusa Tenggara Timur: Gita Natin Ngura Habba Lagu dan Passya Fredrick Sihupala;
• Kalimantan Barat: Theresia Novennia Decianty dan Sabda Sadewa Baadillah;
• Kalimantan Tengah: Kachina Ozora dan Tarangga Mahatvavirya Andyeanta;
• Kalimantan Selatan: Ela Noval Putri Ghafur dan Ahmad Faddilah Rahmadani Ilham;
• Kalimantan Timur: Nur Fadia Aguspika dan Rangga Nuke Leonaardo;
• Kalimantan Utara: Mellifriska dan Muhammad Rahmat;
• Sulawesi Utara: Kezia Ziva Varzea Kamu dan Nathaniel Shawn Edgar Sondakh;
• Sulawesi Tengah: Gracia Marselina dan Amal Fitrah Putra Kedua;
• Sulawesi Tengah: Gracia Marselina dan Amal Fitrah Putra Kedua;
• Sulawesi Selatan: Stevia Azalia Saranga dan Agusaryanto;
• Sulawesi Tenggara: Nadira Syalvallah dan Wiradinata Setya Persada;
• Gorontalo: Aqilah Najwa Toyib dan Diki Wahyudi Ahiri;
• Sulawesi Barat: Zae Try Syfra dan Juan Christofer P. Sihombing;
• Maluku: Hana Grace Nuruwe dan Achmad Rasya Alfarizki;
• Maluku Utara: Muhtafia Asmar Badarab dan Deril Tonga;
• Papua: Rose Athena Melanesia Nauw dan Millian Sampari Mandowen;
• Papua Barat: Paskalia A. Kubiari dan Muhamad Moreno Aryl Rimosan;
• Papua Barat Daya: Gebby Dimara dan Yan Loi Oktavianus Sanadi;
• Papua Pegunungan: Lilly Indiani Suparman Wenda dan Mahardhika Benhill Wapai;
• Papua Tengah: Kefira Melinda Arsal dan Martinus Arnold Yogi;
• Papua Selatan: Esthi Stevanie Hamadi dan Juan Paulinus Damianus Faya.***





