Komisi V DPR Usul Jalur KRL-KAJJ Dipisah Usai Kecelakaan Bekasi

Komisi V DPR Usul Jalur KRL-KAJJ Dipisah Usai Kecelakaan Bekasi

Fajarasia.id – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menyoroti kecelakaan antara kereta jarak jauh (KAJJ) dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Ia mengusulkan adanya pemisahan jalur operasional KRL dengan KAJJ untuk meningkatkan keselamatan transportasi.

“Insiden di Bekasi Timur menunjukkan jalur rel perkotaan dengan kepadatan tinggi menghadapi tekanan sistemik. Pemisahan jalur harus menjadi prioritas,” ujar legislator Gerindra itu, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, proyek double-double track Jakarta–Cikarang bukan hanya penting untuk kapasitas, tetapi juga keselamatan. Ia menekankan bahwa karakteristik KRL dan kereta antarkota berbeda secara fundamental sehingga perlu jalur terpisah.

Dalam jangka menengah, konsep pemisahan jalur ini perlu diperluas seiring pengembangan layanan KRL ke wilayah lebih jauh. Andi juga menyoroti pentingnya penataan ruang di sepanjang jalur kereta, termasuk perlintasan sebidang yang masih menjadi ancaman.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran saat melintas di perlintasan. “Jangan memaksakan menerobos palang pintu. Keselamatan harus diutamakan,” tegasnya.

Kecelakaan di Bekasi Timur terjadi ketika sebuah taksi terhenti di tengah rel dan tertemper KRL. Insiden tersebut memicu gangguan berantai hingga KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang terhenti di jalur.***

Pos terkait