Komisi I Soroti Ancaman di Perbatasan Israel-Lebanon

Komisi I Soroti Ancaman di Perbatasan Israel-Lebanon

Fajarasia.id – Komisi I DPR RI menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam pengiriman prajurit TNI ke Lebanon untuk misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Anggota Komisi I, Amelia Anggraini, meminta pemerintah dan TNI memastikan penguatan intelijen serta mitigasi risiko di tengah kondisi keamanan kawasan yang masih bergejolak.

“Kami mendukung keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian dunia, tetapi keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama,” ujar Amelia, Sabtu (16/5/2026).

Ia menegaskan bahwa pengiriman ratusan prajurit tidak boleh hanya berfokus pada kesiapan administratif, melainkan harus dibekali dengan dukungan intelijen yang kuat, perlindungan pasukan, hingga skenario evakuasi darurat. Amelia juga mengingatkan agar seluruh personel memahami rules of engagement dan siap menghadapi ancaman serangan asimetris.

Peringatan ini muncul setelah sejumlah prajurit TNI gugur dalam misi UNIFIL akibat serangan Israel, termasuk Praka Anumerta Rico Pramudia pada April 2026 lalu. Pemerintah sendiri memastikan tetap mengirim 780 pasukan perdamaian ke Lebanon pada 22 Mei mendatang.

Amelia berharap evaluasi ancaman dilakukan secara berkala agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus memastikan misi perdamaian berjalan dengan aman dan efektif.****

Pos terkait