Ketidakteraturan Sistem Picu Maraknya Kecelakaan Kendaraan Logistik

Ketidakteraturan Sistem Picu Maraknya Kecelakaan Kendaraan Logistik

Fajarasia.id – Kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Ciawi Bogor, pada Selasa dini hari (4/2/2025), disebabkan karena ketidakteraturan sistem angkutan logistik. Demikian disampaikan oleh Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, Kamis (6/2/2025). ​

“Kami melihat ini bukan sekadar masalah lokasi, tetapi lebih pada persoalan tata kelola logistik yang belum tertata baik. Kecelakaan semacam ini akan terus terjadi selama tidak ada tindakan ekstrem dari pemerintah,” ujarnya.

Djoko menyoroti tingginya angka kecelakaan di tol, kebanyakan terjadi antara pukul 00.00 hingga 06.00 pagi. Hal tersebut diakibatkan oleh faktor kelelahan pengemudi.

Ia menilai, regulasi tarif angkutan logistik yang tidak terkendali turut berkontribusi pada buruknya kondisi keselamatan di jalan raya.

“Tarif angkutan dibiarkan mengikuti mekanisme pasar, sehingga perawatan kendaraan kerap diabaikan demi menekan biaya operasional,” ucapnya, menegaskan.

Rendahnya kesejahteraan pengemudi, menurutnya, menjadi faktor lain yang memperburuk situasi. Ia mengungkapkan bahwa rata-rata gaji sopir logistik hanya berkisar antara Rp1 juta hingga Rp1,4 juta per bulan.

“Selama kesejahteraan pengemudi tidak diperhatikan, maka risiko kecelakaan akan terus tinggi. Hal ini dikarenakan mereka terpaksa bekerja dalam kondisi yang tidak ideal,” katanya, menambahkan.

Menurutnya, dibutuhkan koordinasi lintas sektor yang lebih efektif agar permasalahan ini ditangani secara menyeluruh. Ia berharap agar Menko Infrastruktur atau Presiden bisa turun tangan untuk mengatasinya. ***

Pos terkait