Kementerian PUPR Percepat Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko

Kementerian PUPR Percepat Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko

Fajarasia.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pembangunan Bendung Gerak Karangnongko di Desa Ngelo, Margomulyo, Bojonegoro. Tujuannya untuk menambah tampungan air yang mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Blora (Jawa Tengah) dan Bojonegoro (Jawa Timur).

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan percepatan pembangunan bendungan itu disebabkan kondisi wilayah sekitarnya yang sudah kering kerontang. “Tidak ada jalan lain kecuali harus disediakan air,” ujarnya melalui rilisnya yang diterima Redaksi, Minggu(22/10/23).

Menurut Menteri, pembangunan Bendung Gerak Karangnongko akan menambah suplai air untuk daerah kering di Kabupaten Blora dan Bojonegoro. “Caranya dengan membendung air dari Sungai Bengawan Solo,” katanya.

Basuki menambahkan Karangnongko merupakan long storage yang memanfaatkan teknologi bendung gerak di Sungai Bengawan Solo sepanjang 24 kilometer. Sehingga nantinya dapat menampung air dengan kapasitas hingga 59 juta meter kubik.

“Kami terlebih dahulu membangun di daerah kering sekitar Sungai Bengawan Solo,” ujarnya. Setelah itu dibangun cofferdam untuk mengalirkan air disusul dengan pembangunan bendung.

Bendung Gerak Karangnongko memiliki luas genangan 1.027 hektare untuk mengairi daerah irigasi (DI) seluas 6.950 hektare. Yaitu DI Karangnongko Kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.746 hektare dan DI Karangnongko Kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 5.203 hektare.

Basuki menegaskan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo. “Kami sangat mendukung usulan warga untuk membangun bendung gerak ini,” ucapnya.****

Pos terkait