Fajarasia.id – Perjalanan hidup Shaukat Ali menarik perhatian publik Inggris. Pria kelahiran Pakistan yang pernah bekerja sebagai sopir taksi di Manchester itu kini resmi dilantik sebagai Lord Mayor atau Wali Kota Manchester ke-128.
Ali dilantik dalam seremoni resmi pada Rabu (21/5/2026) waktu setempat. Momen itu terasa emosional baginya karena sehari sebelumnya sang ibu meninggal dunia. “Saya sedih karena beliau tidak bisa menyaksikan pencapaian ini,” ucap Ali dalam pidatonya.
Sebelum terjun ke politik, Ali menekuni berbagai pekerjaan, mulai dari industri tekstil, bisnis furnitur, usaha makanan kecil, hingga menjadi pengemudi taksi berlisensi sambil belajar bahasa Inggris. Ia kemudian meraih diploma teknologi informasi dari City College Manchester.
Karier politiknya dimulai pada 2012 saat terpilih sebagai anggota dewan kota. Selama lebih dari satu dekade, ia aktif di berbagai komite penting, termasuk perencanaan kota, layanan lingkungan, dan pengawasan layanan anak.
Sebagai Lord Mayor, Ali berkomitmen mendukung anak-anak dalam layanan sosial serta memperkuat persatuan masyarakat. “Manchester adalah kota yang dibangun atas keberagaman dan rasa keadilan,” ujarnya.
Pelantikan Ali sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Lord Mayor sebelumnya, Carmine Grimshaw, yang mendapat pujian atas kiprahnya menghadiri ratusan kegiatan resmi dan memperkuat komunitas kota.***





