Fajarasia.id – Pemerintah Inggris mengumumkan komitmen pendanaan sebesar £4 juta atau setara Rp 77,2 miliar guna membantu proses pembersihan sekitar 7.500 ton amunisi yang belum meledak di wilayah Gaza. Dana ini akan disalurkan melalui Badan Aksi Ranjau Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNMAS) sebagai bagian dari upaya mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan ke Palestina.
Fokus pada Akses Bantuan dan Keamanan Sipil
Menurut pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Inggris, pengangkatan ranjau darat, bom curah, dan sisa amunisi dari konflik bersenjata merupakan langkah krusial dalam mendukung implementasi gencatan senjata yang baru-baru ini dimediasi oleh Amerika Serikat. Pemerintah Inggris menilai bahwa pembersihan ranjau adalah komponen vital untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat Gaza secara lebih luas dan aman.
Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza. “Kita harus melakukan segala yang kita bisa untuk membanjiri Gaza dengan bantuan,” ujarnya, seraya menegaskan pentingnya dukungan internasional dalam merespons krisis yang sedang berlangsung.
Skala Ancaman dan Peran Lembaga Kemanusiaan
Organisasi Handicap International sebelumnya memperkirakan bahwa sekitar 70.000 ton bahan peledak telah dijatuhkan di Gaza selama konflik. Berdasarkan estimasi dari Kemenlu Inggris, sekitar 10 persen dari jumlah tersebut tidak meledak dan kini menjadi ancaman serius bagi warga sipil dan relawan kemanusiaan.
Dalam kunjungan ke markas organisasi pembersih ranjau HALO Trust di Inggris barat daya, Menlu Cooper juga bertemu dengan perwakilan dari Kelompok Penasihat Ranjau (MAG) dan UNMAS. Kedua LSM asal Inggris ini diketahui menangani sekitar 69 persen dari seluruh operasi pembersihan ranjau sipil di dunia, bekerja sama erat dengan UNMAS.
Operator Inggris Siap Diterjunkan
Cooper juga berdialog langsung dengan para operator Inggris yang telah disiapkan untuk diterjunkan ke kawasan konflik. Mereka akan memainkan peran penting dalam memastikan proses pembersihan ranjau berjalan efektif dan aman, demi menciptakan ruang yang lebih layak bagi distribusi bantuan dan pemulihan kehidupan masyarakat Gaza.
Pendanaan ini merupakan bagian dari total £116 juta bantuan luar negeri yang telah dialokasikan Inggris untuk wilayah Palestina dalam tahun anggaran berjalan.***





