Industri Plastik Pilih Tanggung Beban, Harga Tak Naik Sembarangan

Industri Plastik Pilih Tanggung Beban, Harga Tak Naik Sembarangan

Fajarasia.id – Lonjakan harga bahan baku global membuat industri plastik dalam negeri menghadapi dilema. Ketua Umum Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Suhat Miyarso, menegaskan pelaku usaha tidak bisa serta merta menaikkan harga produk karena daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih.

“Kenaikan harga hampir linear dengan crude oil, sekitar 80 sampai 120 persen. Passing cost itu tidak bisa semuanya, sebagian harus kita tanggung sendiri,” ujarnya dalam diskusi Forum Wartawan Industri (Forwin), Selasa (5/5/2026).

Meski biaya produksi meningkat, industri berusaha menahan agar kenaikan harga tidak terlalu membebani konsumen. Namun, dampak tetap terasa di sektor hilir, seperti kemasan makanan dan kebutuhan rumah tangga, dengan beberapa produk mengalami kenaikan hingga 100 persen.

Suhat menekankan, stabilitas harga sangat bergantung pada perbaikan pasokan global dan kebijakan dalam negeri. “Kita berharap situasi segera stabil agar harga bisa lebih terkendali dan tidak terus membebani masyarakat,” tutupnya.****

Pos terkait