Indonesia–Prancis Perkuat Kerja Sama Kebudayaan

Indonesia–Prancis Perkuat Kerja Sama Kebudayaan

Fajarasia.id – Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan resmi merealisasikan kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Prancis sebagai tindak lanjut nota kesepahaman yang ditandatangani pada Mei lalu. Kolaborasi ini mencakup pengelolaan museum, pelindungan warisan budaya, serta penguatan ekosistem perfilman.

Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, menegaskan komitmen untuk memperdalam kemitraan budaya kedua negara. Ia menyoroti pentingnya memperluas jangkauan penonton film Indonesia, termasuk di Prancis, serta memperkuat koordinasi dalam isu strategis seperti transformasi digital kebudayaan dan integrasi budaya dalam pembangunan berkelanjutan.

“Kami mendorong koordinasi yang lebih erat dalam pelindungan warisan budaya, transformasi digital, dan penguatan peran budaya dalam pembangunan berkelanjutan,” ujar Fadli Zon.

Dengan ekosistem perfilman Indonesia yang terus berkembang, peluang produksi bersama dengan Prancis semakin terbuka, termasuk di bidang animasi.

Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, menyampaikan bahwa enam sineas Indonesia saat ini tengah mengikuti pelatihan produksi film daring. Program tersebut akan dilanjutkan dengan kegiatan co-production langsung di Prancis melalui INA France Lab pada tahun mendatang.

“Kerja sama perfilman akan difokuskan pada literasi, jalur co-production, inkubasi produser, residensi, serta pelatihan teknis. Kami juga mendorong kehadiran film Indonesia di festival dan platform Prancis, dan sebaliknya,” kata Rachida.

Prancis telah menindaklanjuti lima kesepakatan utama, antara lain kerja sama museum, kolaborasi perfilman dengan Center National du Cinéma (CNC), penguatan kapasitas bersama La Fémis, riset dan koleksi antara Indonesian Heritage Agency (IHA) dan École française d’Extrême-Orient (EFEO), serta kerja sama warisan budaya dengan Musée Guimet.

Sebagai implementasi nyata, Indonesia dan Prancis juga menggelar Panorama/Retrospective of Indonesian Cinema di La Cinémathèque française, Paris. Program ini menjadi bagian dari Joint Strategy for Culture dan Letter of Intent kerja sama perfilman dan audiovisual antara Kementerian Kebudayaan Indonesia dan CNC.****

Pos terkait