Indonesia Pastikan ASEAN Komitmen Capai SDG’s di Kawasan

Indonesia Pastikan ASEAN Komitmen Capai SDG’s di Kawasan

Fajarasia.id – Sebagai wakil ASEAN di Konferensi Tingkat Tinggi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( KTT SDGs), Indonesia memastikan ASEAN berkomitmen mencapai SDGs. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada KTT yang berlangsung di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.

Retno menyebut, komitmen ASEAN itu diwujudkan dengan mensinkronkan Visi Masyarakat ASEAN 2025 dan Visi 2045. “Visi ASEAN Community 2025 dan Visi 2045 yang sedang disusun sudah disinkronkan dengan upaya untuk mencapai SDGs,” kata Retno Marsudi dalam pengarahan pers usai pertemuan secara daring.

Selain, ASEAN disebut juga memperkuat ketangguhan mengatasi tantangan global agar tetap relevan untuk rakyat melalui beberapa cara. “Mempersempit kesenjangan pembangunan, termasuk pemberdayaan perempuan, UMKM, dan pekerja migran,” ujar Retno.

“Kedua, meningkatkan investasi SDM dan memperkuat ketahanan kesehatan, ekonomi, energi, dan rantai pasok. Ketiga, memperkuat multilateralisme dan penghormatan terhadap piagam PBB,” ucapnya.

Retno menambahkan, dalam kapasitas Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023, mendorong ASEAN sebagai hub atau pusat kawasan kendaraan listrik (EV). “Dan, berperan dalam rantai pasok global, serta mendorong pembangunan hijau menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai “epicentrum of growth”,” kata Menlu RI.

Kesempatan itu juga dimanfaatkan Retno menyampaikan pernyataan nasional Indonesia. Antara lain, tatanan dunia saat ini tidak kondusif untuk pencapaian SDGs. “Dan harus diciptakan lingkungan kondusif, di mana negara berkembang dapat lakukan lompatan pembangunan,” ujarnya.

“Diskriminasi perdagangan harus dihilangkan. Global South harus diberi kesempatan untuk melakukan pembangunan, termasuk hilirisasi industry,” kata Menlu RI.

Di sisi lain Retno memaparkan Laporan Kemajuan SDGs 2023 yang dikeluarkan Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (UNESCAP). Salah satunya, kemajuan SDGs di Asia Pasifik dan Asia Tenggara baru mencapai 14,4 persen.

“Diperkirakan 90 persen target SDGs tidak akan bisa dicapai pada 2030 dan diperlukan 42 tahun lagi untuk mencapai SDGs,” ujarnya.

KTT SDGs diselenggarakan atas mandat resolusi PBB, menandai setengah jalan target pencapain yang akan berakhir pada 2030. Sekaligus untuk membangkitkan kembali semangat dan optimisme dalam upaya global mencapai berbagai SDGs.***

Pos terkait