Fajarasia.id – Tim SAR gabungan melaporkan sebanyak 80 jenazah korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berhasil dievakuasi hingga hari ke-10 operasi pencarian. Meski demikian, proses identifikasi masih terus dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menegaskan pencarian tidak akan dihentikan sebelum seluruh korban teridentifikasi. “Pencarian tetap dilanjutkan karena belum semua mayat diidentifikasi. Bisa saja dua kantung jenazah ternyata milik satu identitas,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Hingga kini, tim DVI berhasil mengidentifikasi 58 jenazah dari total 80 kantong yang diterima. Proses identifikasi dilakukan melalui rekonsiliasi data post-mortem dan ante-mortem untuk memastikan keakuratan identitas korban. “Kami terus melanjutkan tahapan identifikasi agar seluruh korban dapat diketahui dengan jelas,” kata perwakilan tim DVI.
Data sementara mencatat 80 warga sipil menjadi korban dalam tragedi longsor tersebut. Posko darurat terus memperbarui informasi seiring berjalannya proses pencarian dan identifikasi. Pemerintah daerah menekankan pentingnya ketelitian agar setiap korban dapat dikenali dan keluarga mereka memperoleh kepastian.
Bencana longsor di Cisarua ini menjadi duka mendalam bagi masyarakat Jawa Barat. Upaya pencarian dan identifikasi korban diharapkan segera tuntas, sehingga keluarga yang ditinggalkan dapat memperoleh kejelasan dan hak atas pemulihan.




