Gubernur Pramono Siap Realisasikan Hasil Kongres Istimewa Kaum Betawi

Gubernur Pramono Siap Realisasikan Hasil Kongres Istimewa Kaum Betawi

Fajarasia.id  – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti hasil Kongres Istimewa Kaum Betawi 2025. Dokumen hasil kongres tersebut resmi diserahkan oleh jajaran Majelis Kaum Betawi (MKB) dalam acara yang berlangsung di Museum M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (15/12).

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat persatuan masyarakat adat Betawi sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang modern dan inklusif.

Ketua Dewan Adat MKB, Fauzi Bowo, menyampaikan rasa syukur atas diterimanya hasil kongres yang digelar pada 18 Oktober lalu. Ia menekankan bahwa kongres tersebut melahirkan tekad bersama kaum Betawi untuk bersatu dan mendukung kepemimpinan Gubernur Pramono.

“Alhamdulillah, kami telah menyerahkan hasil kongres. Yang utama adalah kebulatan tekad kaum Betawi untuk bersatu dan mendukung Jakarta menuju kota global di bawah kepemimpinan Bang Anung,” ujar Fauzi Bowo.

Dalam penyerahan tersebut, Fauzi Bowo didampingi Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad serta Ketua Umum Bamus 1982 Zainudin. Sejumlah tokoh sepuh Betawi, ulama, pimpinan ormas, dan perwakilan MKB dari berbagai wilayah turut hadir.

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah revisi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 terkait masyarakat adat Betawi. Fauzi Bowo memastikan bahwa aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui DPRD DKI Jakarta agar masuk dalam agenda legislasi awal tahun 2026.

Gubernur Pramono menyambut baik masukan dari kongres tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan segera menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan.

“Secara prinsip, kami sudah menerima saran dan masukan dari Kongres Istimewa Kaum Betawi 2025. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera kami realisasikan,” kata Pramono.

Pramono juga menekankan pentingnya persatuan masyarakat Betawi sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta mengakui lembaga masyarakat adat Betawi sebagai satu-satunya partner resmi pemerintah.

Lebih lanjut, Pramono menyampaikan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah menerbitkan Keputusan Gubernur yang memberikan kewenangan penuh kepada Fauzi Bowo, termasuk dalam hal penamaan lembaga adat Betawi.

“Keputusan gubernur akan segera kami keluarkan. Soal penamaan lembaga adat, kami akan mengikuti keputusan Pak Foke dan jajaran MKB. Hasil kongres akan kami kawal hingga terealisasi,” tegasnya.

Dengan komitmen tersebut, diharapkan aspirasi masyarakat Betawi dapat segera diwujudkan, sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan Jakarta sebagai kota global.****

Pos terkait