Fajarasia.id – Kontras mencolok terlihat di kawasan Perumahan Zamrud, Cimuning, Kota Bekasi. Sebuah gapura megah senilai hampir Rp1 miliar berdiri kokoh, namun jalan di depannya justru rusak dan penuh lubang. Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati, terutama saat malam dan hujan.
Warga menilai pembangunan gapura tidak seimbang dengan kebutuhan dasar. “Fenomena unik, gapuranya Rp1 miliar tapi jalannya rusak,” ujar Imam (28), warga Mustikajaya, Jumat (8/5/2026). Ia bersama warga lain mendesak pemerintah memprioritaskan perbaikan jalan yang rawan kecelakaan dan kemacetan.
Kerusakan jalan disebut sudah berlangsung dua bulan terakhir. Warga bahkan berinisiatif memasang pot di titik rusak parah agar pengendara tidak terjatuh. “Kami ingin jalan diperbaiki, biar seimbang dengan gapura itu,” kata Hendi (34).
Pemkot Bekasi melalui DBMSDA memastikan perbaikan jalan masuk dalam APBD 2026 dengan anggaran Rp5 miliar, empat kali lipat dari biaya pembangunan gapura. Saat ini proyek masih dalam tahap pengadaan barang dan jasa.
Gapura Dukuh Zamrud sendiri dibangun dengan pagu Rp997 juta dari APBD 2025, sebagai ikon kawasan sesuai aspirasi warga melalui jalur DPRD. Namun bagi masyarakat, keselamatan di jalan tetap menjadi prioritas utama yang harus segera ditangani pemerintah.****





