Fajarasia.id – Situasi banjir di Aceh Tamiang disebut sudah masuk darurat kemanusiaan. Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengungkap masih ada jenazah korban banjir yang tertahan di dalam mobil dan belum dievakuasi.
Epidemiolog Dicky Budiman menilai kondisi ini alarm besar bahwa penanganan bencana sudah melampaui kapasitas daerah.
“Ini masalah serius, bukan sekadar teknis lapangan. Skala bencana sudah melampaui kapasitas lokal,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Menurut Dicky, kombinasi banjir, longsor, akses tertutup lumpur, keterbatasan alat berat, serta petugas yang kelelahan membuat evakuasi korban terhambat. Ia menegaskan perlu ada komando terpadu dengan dukungan pemerintah pusat.
Selain ancaman kesehatan, kondisi jenazah yang belum tertangani juga menimbulkan dampak psikologis berat bagi warga dan keluarga korban. Dicky meminta pemerintah segera menetapkan status tanggap darurat kesehatan, memperkuat koordinasi, dan transparan soal langkah penanganan.
Ia juga mengingatkan warga untuk tidak membuka kendaraan yang dicurigai berisi korban, tidak mendekat tanpa perlindungan, serta tidak menyebarkan foto atau video yang melanggar martabat korban.****





