Fajarasia.id — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera turun ke lapangan untuk memastikan kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan 2026.
Desakan ini muncul setelah sejumlah warga memprotes di media sosial terkait menu MBG yang dinilai hanya bernilai kurang dari Rp10 ribu per porsi. “BGN tidak boleh diam, melainkan harus turun ke lapangan memastikan kualitas dan keamanan MBG selama Ramadan tetap terjamin,” tegas Yahya.
Ia menekankan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar gizi dan keamanan makanan harus diberi sanksi tegas, mulai dari teguran hingga pemberhentian sementara.
Yahya juga meminta seluruh aparat BGN meningkatkan pengawasan di daerah binaan masing-masing agar program tidak menimbulkan keresahan masyarakat yang sedang berpuasa.
Sebelumnya, BGN menegaskan anggaran bahan makanan program MBG hanya Rp8.000–Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000 seperti yang beredar. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 sudah termasuk biaya operasional seperti listrik, air, gas, dan insentif tenaga pendamping.
BGN memastikan kualitas makanan tetap bergizi dan aman, dengan prioritas bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini diharapkan mampu menjaga ketenteraman masyarakat sekaligus mencapai tujuan gizi nasional secara optimal.***





