Fajarasia.id — Anggota DPR RI Jazuli Juwaini mengecam keras kebijakan Israel yang melarang umat Muslim Palestina beribadah di Masjid Al Aqsa. Ia menilai tindakan tersebut mencederai kebebasan beragama sekaligus berpotensi memperkeruh situasi di kawasan.
“Masjidil Aqsa bukan sekadar tempat ibadah biasa, tetapi memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat tinggi bagi umat Islam di seluruh dunia sebagai kiblat pertama,” tegas Jazuli, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, langkah agresif Israel menunjukkan sikap semakin berani mengabaikan hukum internasional dan norma kemanusiaan. Penutupan akses ke Al Aqsa dinilai dapat memicu kemarahan umat Islam global serta mengganggu stabilitas keamanan internasional.
Jazuli mendesak Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional untuk menekan Israel agar tunduk pada aturan status quo serta menghormati hak beribadah di situs bersejarah tersebut.
“Perlindungan terhadap tempat suci dan kebebasan beribadah adalah tanggung jawab bersama masyarakat dunia. Upaya kolektif diperlukan untuk memastikan keadilan dan perdamaian tetap terjaga,” ujarnya.***




