Fajarasia.id – Bupati Merauke, Romanus Mbaraka meminta BPH Migas melakukan tambahan BBM subsidi untuk petani di Kabupaten Merauke. Permintaan itu disampaikan Bupati Romanus dalam pertemuan dengan Direktur Bahan Bakar Minyak (BBM) BPH Migas Sentot Harijady Bradjanto di kantor BPH Migas, Kamis (2/11/2023).
“Karena petani Merauke selama ini cuma mendapatkan penyaluran BBM dari 12 penyalur yang ada. Tapi dengan kuota terbatas, kurang lebih sekitar 5 ribu kiloliter,” kata Romanus kepada Redaksi, Jumat(3/11/2023).
Berdasarkan hitungannya, dari luas lahan dan juga jumlah petani penggarap, dibutuhkan 15 ribu kiloliter konsumsi BBM subsidi. Angka itu untuk para petani dalam musim tanam dalam 12 bulan.
“Puji Tuhan, Alhamdulillah tadi Direktur dapat memberikan respons yang baik. Nantinya permintaan ini akan dibahas dan ditetapkan,” ujarnya.
Romanus mengatakan, pertemuan juga membahas perlunya Kabupaten Merauke sebagai hub atau sentral untuk mendistribusikan BBM dari kapal ke kapal. Salah satunya distribusi BBM dari Asmat dan Boven Digul.
“Perlu ke depan bagaimana kerja sama ini kita lakukan. Agar pembangunan infrastruktur untuk mendukung akan memudahkan aktivitas pemerintah daerah dan teman-teman pelaku usaha,” katanya.****





