BPBD Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Kota Solo

BPBD Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Kota Solo

Fajarasia.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta menetapkan Kota Solo dalam status tanggap darurat. Hal ini menyusul banjir yang melanda kota itu.

“Status tanggap darurat berlaku hingga 14 hari ke depan,” kata Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Surakarta, Hananto, Minggu (19/2/2023).

Ia menjelaskan, dengan status tanggap darurat yang dibutuhkan masyarakat adalah air bersih. “Selain air bersih, yang dibutuhkan masyarakat adalah kasur untuk beristirahat,” ujarnya.

Tercatat, sebanyak 21.864 jiwa telah terdampak dan 4.440 warga harus mengungsi. Warga mengungsi di 12 titik yang tersebar di Joyotakan, Gendekan, Semanggi, Pucang Sawit, Kedunglumbu, Sudiro Prajan dan Pasar Kliwon.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memberikan bantuan kemanusiaan untuk menangani banjir di kota Solo ini. Diketahui, dukungan berupa logistik dan peralatan senilai Rp1,1 miliar dengan rincian, selimut 2.500 lembar, matras 2.500 lembar, dan logistik 1.000 paket.***

 

Pos terkait