Belum Ada Kasus Kematian Akibat Monkeypox di Tanah Air

Belum Ada Kasus Kematian Akibat Monkeypox di Tanah Air

Fajarasia.id – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan sampai saat ini belum ada kasus kematian akibat monkeypox (mpox). Ia bahkan mengklaim bahwa sudah menemukan obat untuk penyakit tersebut.

“Kematiannya sampai sekarang Alhamdulillah nggak ada. Obatnya sekarang juga sudah ada,” ujar Menkes saat ditemui wartawan di Komisi IX DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Budi mengatakan kasus mpox di Indonesia pertama kali ditemukan tahun lalu dengan riwayat penularan dari Singapura. Namun tahun ini, penularan monkeypox terjadi karena transmisi lokal dan didominasi masyarakat yang memiliki orientasi lelaki seks lelaki.

“Ini terjadi di kelompok-kelompok tertentu. Nah, sekarang kita melakukan sosialisasi secara massif untuk kelompok-kelompok tertentu agar prokesnya diperbaiki, tidak terjadi penularan,” ucap Budi.

Selain melakukan sosialisasi mengenai dampak monkeypox, pihaknya juga berupaya menggencarkan vaksinasi monkeypox. Vaksinasi monkeypox diberikam dua dosis dengan jarak (interval) waktu 4 minggu dari dosis pertama ke dosis kedua.

“Karena mereka berisiko, kita kan ada vaksinnya. Vaksinnya itu kita berikan ke kelompok-kelompok tertentu ini,” katanya.

Menkes juga mengaku pihaknya sudah mencari tambahan dosis vaksin monkeypox agar lebih cepat didistribusikan kepada para pasien. Sebelumnya diberitakan, Kemenkes berupaya menambah jumlah dosis vaksin virus cacar monyet (monkeypox) menyikapi meningkatnya pengidap.

“Saat ini fasilitas layanan kesehatan di Jakarta sudah menyuntikkan vaksin monkeypox sebanyak 447 dosis. Cadangan vaksin saat ini ada sebanyak 495 dosis,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi lewat rilisnya tertulis, Kamis (2/11/2023) yang lalu.****

Pos terkait