Fajarasia.id – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU PLN) dalam kondisi aman. Pemerintah disebut telah menyelesaikan kendala terkait kebutuhan batu bara kalori medium yang sebelumnya dikeluhkan PLN.
Menurut Bahlil, kebutuhan batu bara PLN mencapai 154 juta ton per tahun. Sementara penugasan pasokan domestik (DMO) dari Kementerian ESDM kepada perusahaan tambang berada di kisaran 180–190 juta ton per tahun. “Yang sudah dikontrak PLN 134 juta ton untuk satu tahun. Jadi harusnya tidak ada masalah,” ujarnya usai rapat dengan Presiden Prabowo Subianto, Selasa (23/6/2026).
Bahlil menegaskan persoalan yang sempat muncul bukan pada volume pasokan, melainkan ketersediaan kalori medium untuk proses pencampuran bahan bakar PLTU. “Sudah kita pastikan tidak ada masalah, pemerintah membantu PLN agar bisa menjalankan,” katanya.
Selain menjamin pasokan, Bahlil meminta PLN mempercepat maintenance pembangkit dan infrastruktur kelistrikan demi menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.*****





