Realitarakyat.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan tidak melakukan penimbunan bahan bakar minyak (BBM).
Dalam sidak di Jawa Tengah, Kamis (26/3), Bahlil menyoroti fenomena truk-truk yang antre di SPBU untuk membeli BBM lalu dijual kembali. Ia menegaskan praktik tersebut dapat mengganggu stabilitas pasokan di tengah krisis energi global akibat konflik Amerika Serikat–Israel dengan Iran.
“SPBU bukan untuk industri. Tolong dipakai dengan bijaksana. Penimbunan hanya akan memperburuk keadaan,” ujarnya.
Bahlil menekankan bahwa pemerintah sudah berupaya mendatangkan pasokan minyak, namun keberhasilan menjaga stabilitas stok sangat bergantung pada perilaku masyarakat. Ia meminta oknum penimbun menghentikan praktik tersebut demi kepentingan bangsa.
Krisis energi saat ini dipicu oleh ketegangan di Teluk Persia, termasuk penguasaan Iran atas Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia. Kondisi ini membuat pemerintah semakin gencar mengingatkan masyarakat untuk hemat energi dan menghindari tindakan spekulatif.****




