Fajarasia.co – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri harus bertindak transparan dalam mengungkap kasus kematian Brigadir J di rumah Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo, untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi dalam menangani kasus tersebut.
“Transparansi ini sangat penting demi meningkatkan kepercayaan publik atas penanganan kasus Brigadir J oleh Kepolisian. Spekulasi yang telah beredar begitu liar membuat penanganan kasus ini secara terbuka menjadi sangat signifikan untuk menjawab keraguan publik,” kata Sahroni di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan, saat ini sudah banyak spekulasi yang beredar, karena itu dirinya meyakini bahwa transparansi dan keterbukaan akan sangat membantu menjawab keraguan publik.
Menurut dia, Kapolri sudah berkali-kali menegaskan bahwa Polri akan membuka hasil otopsi dan penyidikan lainnya, dan dirinya meyakini Kapolri akan menepatinya.
“Karena ini adalah momentum transformasi POLRI, untuk adil dari dalam diri sendiri. Kasus Brigadir J dapat menjadi.momentum Polri untuk mendapatmqn kepercayaan publik, jika kasusnya ditangani secara transparan dan presisi,” ujarnya.
Selain itu menurut dia, dalam proses penanganan kasus tersebut yang dilakukan pihak kepolisian maupun lembaga-lembaga terkait, telah menunjukkan upaya penyelidikan dengan transparan dan terbuka kepada publik.
Sahroni mengatakan, apapun hasilnya nanti, Kepolisian maupun lembaga terkait seperti Komnas HAM, tim forensik dan lain-lain, telah berusaha sebaik mungkin untuk mengungkap kasus ini.
“Terlihat sekali bahwa tidak ada yang disembunyikan, dan polisi juga sangat terbuka untuk bekerjasama dengan institusi lain demi mengungkap kasus ini. Jadi saya yakin semuanya akan terbuka dan terang benderang,” katanya.*****




