Fajarasia.id – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, kini memasuki tahap nyata. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memastikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siap membangun jalur penyelamatan khusus bagi kendaraan besar yang kerap mengalami rem blong di ruas rawan tersebut.
Andre menjelaskan, jalur ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi pemerintah daerah dan masyarakat Tanah Datar. Fasilitas tersebut dirancang sebagai area evakuasi darurat agar truk atau kendaraan berat tidak masuk ke permukiman maupun jalur padat, sehingga nyawa pengemudi dan pengguna jalan lainnya dapat terselamatkan.
“Jalur ini memang diperuntukkan bagi kendaraan besar, terutama truk yang mengalami rem blong, agar ada ruang aman untuk menghentikan laju kendaraan,” ujar Andre.
Proyek ini akan memanfaatkan lahan milik PT KAI. Andre berencana mengundang Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, untuk bertemu dengan Gubernur Sumbar dan Bupati Tanah Datar, guna membahas mekanisme pemanfaatan lahan agar pembangunan segera dimulai.
“Insyaallah dalam satu sampai dua minggu ke depan kita duduk bersama. Targetnya jelas, supaya tidak ada hambatan administratif dan proyek bisa segera dieksekusi,” tegas Andre, yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Dukungan penuh datang dari pemerintah pusat. Menteri PU, Dody Hanggodo, telah menyetujui anggaran pembangunan jalur penyelamatan dan menilai proyek ini mendesak demi keselamatan publik.
Selain jalur Panyalaian, pertemuan juga membahas rencana pembangunan Flyover Padang Luar, yang sebagian lahannya merupakan aset PT KAI. Koordinasi lintas lembaga dinilai penting agar proyek berjalan lancar.
Gubernur Sumbar Mahyeldi menyambut baik langkah ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh proses perizinan dan koordinasi. Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan DPR RI.
“Ini harapan besar masyarakat Tanah Datar. Semoga jalur penyelamatan segera terwujud dan benar-benar menyelamatkan nyawa,” kata Eka Putra.
Dengan dukungan anggaran pusat dan sinergi antarlembaga, pembangunan jalur penyelamatan Panyalaian diharapkan menjadi solusi nyata untuk menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan transportasi di Sumatera Barat.





